Rangkuman tugas!
Hj . Mumpuni. Msi
Jawab
1. Sifat klien dikomunitas
Bersifat berkesinambungan (terus menerus) sehingga pada akhirnya klien mandiri dalam melakukan pemenuhan kebutuhan dasar terkait kesehatan sebagai akibat ketidak mampuan, ketidak tahuan, dan ketidak mauan.
Bersifat saling percaya yang dilandasi oleh etika dan darma nilai nilai budaya keluarga/ komunitas
Bersifat kelompok
Bersifat kemitraan (adanya kerja sama)
Lebih banyak bersifat supportif, educatif.
2. Paradigma keperwatan komuitas
Paradigma secara umum yaitu manusia yang merupakan titi sentral dari setiap upaya pembangunan kesehatan yang menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan dan bertolak dari pandangan ini disusunlah paradigma keperawatan komunitas yang terdiri dari empat komponen dasar yaitu :
1. Manusia
2. Kesehatan
3. Lingkungan
4. Keperawatan
5. Perbedaan perwatan komunitas dan perwatan klinik
3. Perbedaan pelayanan antara keperawatan diklinik dan keperawatan pada komunitas dapat ditinjau dari 5 aspek :
1. Tempat kegiatan dilayani.
2. Type pasien.
3. Ruang lingkup pelayanan.
4. Focus (perhatian)utama.
5. Sasaran pelayanan.
No Aspek Perbedaan
Rumah Sakit komunitas
1 Tempat kegiatan 1.Bangsal keperawatan.
2.Klinik 1.Puskesmas
2.Rumah
3.Sekolah
4.Perusahaan.
5.Panti - panti
2. Type pasien yang dilayani 1.Orang sakit.
2.Orang meninggal 1.Orang sehat.
2.Orang sakit.
3.Orang meninggal
3. Ruang lingkup pelayanan 1.Kuratif, preventif.
2.Rehabilitatif/pemulihan. 1.Promotif/peningkatan kesehatan.
2.Preventif/pencegahan kesehatan.
3.Kuratif/pengobatan
4.Rehabilitatif/pemulihan.
5.Resosiasi yaitu pengambilan fungsi sosial pada masyarakat.
4. Focus utama Rasa aman selama sakit 1.Peningkatan kesehatan.
2.Pencegahan penyakit.
5. Sasaran pelayanan Individu 1.Individu.
2.Keluarga.
3.Kelompok khusus.
4.Masyarakat
4. Tingkat pencegahan dalam keperawaatn komunitas
Tingkat pencegahan perawatan komunitas ada 3 adalah :
1. Primary Prevention dibagi menjadi 2 yaitu :
a. Health Promotion (pendidikan kesehatan).
Health education
Penyuluhan kesehatan masyarakat (PKM).
Pengamatan tumbuh kembang anak.
Pengadaan rumah sakit.
Konsultasi perkawinan atau marriage counsuling.
Sex education.
Pengendalian lingkungan.
Program P2M (pemberantasan penyakit menular).
b. General and specifik profection (perlindungan umum dan khusus).
Imunisasi.
Hygiene perseorangan.
Perlindungan diri dari kecelakaan.
Perlindungan diri dari lingkungan.
Kesehatan kerja.
Perlindungan diri dari carcinogen, toxin.
2. Secondary preventation (pencegahan sekunder) yaitu pencegahan terhadap masyarakat yang masih sedang sakit, dengan 2 kelompok yaitu.
a. Diagnosa dini dan pengobatan segera/adekuat.
b. Disability Limitation ( pembatasan kecacatan)
3. Tertiary preventation (pencegahan tersier) yaitu usaha pencegahan terhadap masyarakat yang setelah sembuh dari sakit serta mengalami kecacatan.
Pendidikan kesehatan lanjutan.
Terapi kerja (work terapy).
Perkampungan rehabilitasi sosial.
Penyadaran masyarakat.
5. Issu dan Trend dalam keperwatan dimasa mendatang
a. Trend dalam pendidikan keperwatan adalah berkembangnya jumlah peserta didik keperwatan yang menerima pendidikan keperawatan, baik peserta d3 keperawatan, S1 keperwatan atau kesehatan, samapi tingkat yang lebih tinggi yaitu s2 keperwatan
b. Trend praktik meliputi berkembangnya tempat praktik dimana perawat memiliki kemandirian yang lebih besar
c. Trend dalam keperwatn sebagai profesi kesehatan meliputi perkembanagan aspek aspek dari keperawatan yang mengkarakteristikkan keperwatan yang mengkarakteristikkan keperwatan sebagai profesi
Prifesi yang dinamis dan b
Tidak ada komentar:
Posting Komentar